berita4.id, BATAM – Seiring semakin dekatnya hari libur akhir tahun, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam melakukan beberapa langkah guna mengantisipasi kenaikan jumlah pemohon paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam.
Hal ini karena tiap akhir tahun, sangat banyak warga Indonesia yang bepergian ke luar negeri, untuk berlibur dan urusan lainya. Momen itu tentu akan berimbas pada meningkatnya jumlah pengurusan paspor.
Baca Juga: Temui Dirjen Imigrasi, Gubernur Kepri Ingin Kebijakan Bebas VoA Diberlakukan Lagi
Salah satu langkah yang dilakukan guna mengantisipasi lonjakan permohonan adalah dengan meningkatkan kuota permohonan paspor, baik di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Unit Layanan Paspor (ULP) Harbour Bay dan saat layanan Pelayanan Paspor di Hari Minggu (PASAR MINGGU).
Kepala Bidang Dokumen Perjalanan dan Izin Tinggal Keimigrasian (Dokjalintal), Mohamad Taufik Sulaeman, menjelaskan bahwa kuota permohonan paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam pada tanggal 19-30 Desember 2022 akan dinaikkan menjadi 250
Pemohon per harinya, dan di Unit Layanan Paspor Harbour Bay akan dinaikkan menjadi 100 Pemohon per harinya.
Selain menaikkan jumlah permohonan pada pelayanan di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam dan ULP Harbour Bay, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam juga menaikkan jumlah kuota permohonan paspor pada pelayanan Paspor PASAR MINGGU di ULP Harbour Bay pada tanggal 18 Desember 2022 menjadi 50 Pemohon.
”Tujuan ditingkatkannya jumlah kuota adalah untuk memudahkan akses masyarakat untuk melakukan pembuatan baru ataupun penggantian paspor jelang libur akhir tahun 2022”, ungkap Taufik.
Selain meningkatkan jumlah kuota paspor, Imigrasi Batam juga menyediakan layanan paspor on Emergency di masa libur Natal dan Tahun Baru 2023. Pelayanan ini sendiri ditujukan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan akses pelayanan penerbitan paspor RI pada situasi kedaruratan (on emergency).
”Kami sudah membentuk tim satuan tugas yang siap sedia membantu masyarakat apabila membutuhkan pelayanan keimigrasian dalam keadaan darurat di masa libur natal dan tahun baru,” ujar Kepala Seksi Dokumen Perjalanan, Doni Purwoko Hadi Sandra Dewa.