Friday, June 14, 2024
HomeInternasionalObat Batuk Buatan India Disebut Tewaskan 66 Orang di Gambia

Obat Batuk Buatan India Disebut Tewaskan 66 Orang di Gambia

berita4.id, INDIA– Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan peringatan produk medis yang meminta regulator untuk menghapus barang-barang Maiden Pharma dari pasar. Dalam laporan Reuters, Rabu (5/10/2022), obat batuk sirup buatan India dikaitkan dengan 66 kasus kematian di Gambia.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan kepada wartawan bahwa badan PBB sedang melakukan penyelidikan bersama dengan regulator India dan pembuat obat, Maiden Pharmaceuticals Ltd yang berbasis di New Delhi.

Maiden Pharma menolak mengomentari peringatan tersebut, sementara panggilan telepon dan pesan Reuters ke Drugs Controller General of India tidak dijawab. Kementerian Kesehatan Gambia dan India juga tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Baca Juga :4 Obat Kuat Alami Cocok Dikonsumsi Pria, Buat Wanita Senyum Senyum

WHO juga mengeluarkan peringatan produk medis yang meminta regulator untuk menghapus barang-barang Maiden Pharma dari pasar.

“Produk tersebut mungkin telah didistribusikan di tempat lain melalui pasar informal, tetapi sejauh ini hanya diidentifikasi di Gambia,” kata WHO dalam peringatannya.

Peringatan tersebut mencakup empat produk – Promethazine Oral Solution, Kofexmalin Baby Cough Syrup, Makoff Baby Cough Syrup, dan Magrip N Cold Syrup.

“Analisis laboratorium mengkonfirmasi jumlah dietilen glikol dan etilen glikol yang tidak dapat diterima, yang dapat menjadi racun saat dikonsumsi,” kata WHO.

RELATED ARTICLES
spot_img

Most Popular

terkini

Li Claudia Chandra, Kandidat Pertama Ambil Berkas Pendaftaran Pilwako di PPP

0
berita4.id, BATAM- Ketua DPC Partai Gerindra Nyangnyang Haris Pratamura atas nama Li Claudia Chandra jadi orang pertama yang mengambil berkas pendaftaran untuk calon kepala daerah...

Update Rempang Eco-City, Jumlah Warga Tempati Hunian Sementara Terus Bertambah

0
berita4.id, BATAM - Jumlah warga terdampak pengembangan Rempang Eco-City yang telah menempati hunian sementara terus bertambah menjadi 103 Kepala Keluarga (KK), Senin (10/6/2024). Terbaru, BP...

Deputi Kemenko Polhukam Optimis Rampung Sesuai Dengan Target

0
berita4.id, BATAM-Deputi Bidang Koordinasi Hukum dan Hak Asasi Manusia Kemenko Polhukam, Sugeng Purnomo optimis proyek pembangunan hunian baru untuk warga yang terdampak pengembangan Rempang...

Ikut Bertanggungjawab Jaga Lingkungan, HKBP Tolak Tawaran Izin Kelola Tambang

0
berita4.id, JAKARTA- Rencana presidan RI Joko Widodo yang menawarkan izin pengelolaan tambang ke ormas keagamaan mendapat penolakan. Salah satu penolakan dilakukan oleh Huria Kristen...

38 Pegawai BP Batam Ikuti Pelatihan Teknis SMKU 2024

0
berita4.id, BATAM - Sebanyak 38 pegawai BP Batam mengikuti kegiatan pelatihan Teknis Sistem Manajemen Kelangsungan Usaha (SMKU) Tahun 2024 di Gedung IT, Batam Center,...
- Advertisment -