Friday, June 14, 2024
HomeKepriPantun Jadi Warisan Budaya Dunia UNESCO, Gubernur Kepri: Titik Awal Kepri Berbudaya

Pantun Jadi Warisan Budaya Dunia UNESCO, Gubernur Kepri: Titik Awal Kepri Berbudaya

berita4.id, TANJUNGPINANG-Pantun yang merupakan budaya masyarakat Melayu di Kepulauan Riau dan Riau berhasil diakui UNESCO dalam Representative List of the Intangible Cultural Heritage (ICH) of Humanity UNESCO atau Daftar Representatif Warisan Budaya Takbenda tentang Kemanusiaan.

Hal tersebut dibuktikan dengan diberikannya apresiasi oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, kepada pemerintah provinsi Riau, pemerintah provinsi Kepulauan Riau yang diwakili Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri Juramadi Esram, Asosiasi Tradisi Lisan, Lembaga Adat Melayu, Jabatan Warisan Negara Malaysia, dan segenap masyarakat yang telah mendukung pengusulan pantun dalam Daftar Warisan Budaya Takbenda Indonesia dalam Intangible Cultural Heritage UNESCO.

Ditetapkannya pantun sebagai Warisan Dunia oleh UNESCO membuat Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad semakin berkomitmen membuat Provinsi Kepri menjadi Kepri Berbudaya. Gubernur Ansar langsung mengundang Dewan Kesenian Kepri untuk membicarakan perihal pengembangan kesenian dan kebudayaan di Kedai Kopi Batu 10, Tanjungpinang, Rabu (17/08).

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Ansar memberikan pengarahan langsung kepada Dewan Kesenian Kepri dan Dinas Kebudayaan Provinsi Kepulauan Riau untuk membuat berbagai program dan kegiatan dalam pengembangan kesenian di Kepri.

“Sudah ada beberapa hal yang kita bicarakan dengan pak Gubernur, seperti kegiatan internal di Dewan Kesenian dan juga sinkronisasi dengan mitra strategis Dewan Kesenian seperti Dinas Kebudayaan dan Dinas Pariwisata Provinsi Kepri,” kata Raja Ahmad Helmi Ketua Dewan Kesenian Kepri yang ditemui usai diskusi tersebut.

Baca Juga: BPN Kepri Serahkan 10 Sertifikat Lahan Pembangunan Jembatan Babin ke Pemprov Kepri

Raja Ahmad Helmi mengungkapkan Gubernur Ansar sangat mendukung penuh pengembangan kesenian di Kepri termasuk nantinya berdirinya Taman Budaya Kepri. Sejatinya dukungan Gubernur Ansar dan juga Wagub Marlin Agustina terhadap kebudayaan di Kepri bisa terlihat dari visi yang mereka usung yaitu “Terwujudnya Kepri yang makmur, berdaya saing, dan berbudaya”. Demikian pula dengan Misi keempat yang mereka ujung yaitu Mengembangkan dan melestarikan budaya Melayu dan budaya nasional dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

RELATED ARTICLES
spot_img

Most Popular

terkini

Li Claudia Chandra, Kandidat Pertama Ambil Berkas Pendaftaran Pilwako di PPP

0
berita4.id, BATAM- Ketua DPC Partai Gerindra Nyangnyang Haris Pratamura atas nama Li Claudia Chandra jadi orang pertama yang mengambil berkas pendaftaran untuk calon kepala daerah...

Update Rempang Eco-City, Jumlah Warga Tempati Hunian Sementara Terus Bertambah

0
berita4.id, BATAM - Jumlah warga terdampak pengembangan Rempang Eco-City yang telah menempati hunian sementara terus bertambah menjadi 103 Kepala Keluarga (KK), Senin (10/6/2024). Terbaru, BP...

Deputi Kemenko Polhukam Optimis Rampung Sesuai Dengan Target

0
berita4.id, BATAM-Deputi Bidang Koordinasi Hukum dan Hak Asasi Manusia Kemenko Polhukam, Sugeng Purnomo optimis proyek pembangunan hunian baru untuk warga yang terdampak pengembangan Rempang...

Ikut Bertanggungjawab Jaga Lingkungan, HKBP Tolak Tawaran Izin Kelola Tambang

0
berita4.id, JAKARTA- Rencana presidan RI Joko Widodo yang menawarkan izin pengelolaan tambang ke ormas keagamaan mendapat penolakan. Salah satu penolakan dilakukan oleh Huria Kristen...

38 Pegawai BP Batam Ikuti Pelatihan Teknis SMKU 2024

0
berita4.id, BATAM - Sebanyak 38 pegawai BP Batam mengikuti kegiatan pelatihan Teknis Sistem Manajemen Kelangsungan Usaha (SMKU) Tahun 2024 di Gedung IT, Batam Center,...
- Advertisment -