Thursday, June 13, 2024
HomeLifestyle dan TipsDua Makanan yang Banyak Digemari Masyarakat Indonesia Ternyata Berbahaya

Dua Makanan yang Banyak Digemari Masyarakat Indonesia Ternyata Berbahaya

berita4.id, JAKARTA – Canadian Institute of Food Safety melansir sejumlah makanan yang berbahaya di dunia, Sabtu (13/8/2022). Bahkan, dua diantaranya paling banyak digemari oleh masyarakat Indonesia.

Menurut Canadian Institute of Food Safety, ada sejumlah makanan yang membutuhkan perhatian dan ketelitian ekstra selama persiapan, untuk menghindari menyebabkan penyakit parah atau kematian.

Anda mungkin pernah mendengar tentang fugu yang harus disiapkan dengan tepat jika Anda tidak ingin sesak napas di ruang makan, tetapi ada lebih dari beberapa makanan yang dapat membunuh jika tidak disiapkan dengan benar.

Berikut daftar makanan yang dianggap berbahaya :

1. Fugu

Fugu adalah kata dalam bahasa Jepang untuk ikan buntal dan hidangan yang dibuat darinya bisa sangat beracun. Ovarium, usus, dan hati fugu mengandung tetrodotoxin, neurotoxin hingga 1.200 kali lebih mematikan daripada sianida.

Dosis tetrodotoxin yang mematikan lebih kecil dari kepala peniti dan seekor ikan memiliki racun yang cukup untuk membunuh 30 orang. Jika disiapkan secara tidak benar, maka fugu dapat melumpuhkan saraf motorik dan menyebabkan henti napas yang fatal. Bahkan koki di Jepang harus menjalani pelatihan bertahun-tahun untuk mendapatkan lisensi menyiapkan fugu. Diketahui, banyak orang meninggal setiap tahun karena fugu yang tidak disiapkan dengan benar.

2. Buah Ackee

Ackee, buah asal Jamaika, yang lezat tapi berbahaya. Ackee mentah mengandung racun yang disebut hipoglisin, sehingga buah harus benar-benar matang dan dibiarkan terbuka secara alami di pohon agar aman dikonsumsi.

Jahitan pada bagian luar buah akan terbelah lebar saat buah siap dipetik. Jangan pernah membuka buah ackee sendiri (harus terbuka sendiri) dan hanya makan daging buah berwarna krem ​​di sekitar bijinya. Hindari makan daging merah muda atau biji hitam karena mereka sangat beracun.

Persiapan buah ackee yang tidak tepat dapat menyebabkan keracunan serius — dijuluki Sindrom Muntah Jamaika — yang dapat menyebabkan koma hingga kematian.

3. Sannakji

Sannakji, hidangan Korea, adalah tentakel bayi gurita hidup yang dipotong-potong, dibumbui, dan disajikan segera. Bantalan hisap pada tentakel akan tetap melekat bahkan setelah tentakel terputus, jadi Anda harus mengunyah tentakel sebelum menempel di langit-langit mulut.

Jika tidak, tentakel dapat menempel di mulut dan tenggorokan yang bisa menyebabkan Anda tersedak sampai mati. Menurut Food & Wine, enam orang tersedak dan mati karena makan atau mencoba makan sannakji, setiap tahunnya.

4. Hákarl

Hákarl, hidangan tradisional Islandia, adalah daging hiu Greenland yang diawetkan dan digantung hingga kering selama antara 3 bulan dan 5 bulan. Proses ini diperlukan untuk menetralkan kadar urea dan trimetilamin oksida yang tinggi dalam daging hiu. Hiu Greenland tidak memiliki saluran kemih, sehingga limbah dan racun disaring melalui kulit dan dagingnya.

Bagi hiu, campuran senyawa ini bertindak sebagai antibeku alami untuk melindunginya dari perairan Arktik yang dingin. Namun, bahan kimianya sangat pekat sehingga hanya dengan beberapa gigitan daging segar yang tidak diawetkan sudah cukup untuk menyebabkan gejala keracunan yang parah pada manusia.

Gangguan usus, efek neurologis, kejang, dan bahkan kematian dapat terjadi jika dimakan dalam jumlah yang berlebihan.

RELATED ARTICLES
spot_img

Most Popular

terkini

Update Rempang Eco-City, Jumlah Warga Tempati Hunian Sementara Terus Bertambah

0
berita4.id, BATAM - Jumlah warga terdampak pengembangan Rempang Eco-City yang telah menempati hunian sementara terus bertambah menjadi 103 Kepala Keluarga (KK), Senin (10/6/2024). Terbaru, BP...

Deputi Kemenko Polhukam Optimis Rampung Sesuai Dengan Target

0
berita4.id, BATAM-Deputi Bidang Koordinasi Hukum dan Hak Asasi Manusia Kemenko Polhukam, Sugeng Purnomo optimis proyek pembangunan hunian baru untuk warga yang terdampak pengembangan Rempang...

Ikut Bertanggungjawab Jaga Lingkungan, HKBP Tolak Tawaran Izin Kelola Tambang

0
berita4.id, JAKARTA- Rencana presidan RI Joko Widodo yang menawarkan izin pengelolaan tambang ke ormas keagamaan mendapat penolakan. Salah satu penolakan dilakukan oleh Huria Kristen...

38 Pegawai BP Batam Ikuti Pelatihan Teknis SMKU 2024

0
berita4.id, BATAM - Sebanyak 38 pegawai BP Batam mengikuti kegiatan pelatihan Teknis Sistem Manajemen Kelangsungan Usaha (SMKU) Tahun 2024 di Gedung IT, Batam Center,...

Penerima Konsesi Merupakan Subjek Pajak yang Wajib Memenuhi Kewajiban Pembayaran Pajak...

0
berita4.id, BATAM - Badan Pengusahan Batam (BP Batam) menanggapi pemberitaan yang muncul berkaitan dengan keterangan PT Adhya Tirta Batam (ATB) yang menyatakan dalam Hak...
- Advertisment -