Friday, June 14, 2024
HomeDaerahCerita Gondrong, Esksekutor Pembunuh Rina, Kopda Muslimin Tak Kuat Dikekang Istrinya

Cerita Gondrong, Esksekutor Pembunuh Rina, Kopda Muslimin Tak Kuat Dikekang Istrinya

berita4.id, SEMARANG– Kopda Muslimin sampai saat ini masih dikejar aparat karena diduga jadi dalang penembakan istrinya. Sementara itu, fakta-fakta pembunuhan berencana dilakukan Kopda Muslimin terhadap istrinya Rina Wulandari, mulai terbongkar. Skenario anggota Yon Arhanud 15/DBY, Semarang, Jawa Tengah, itu terkuak dari pengakuan lima tersangka ditangkap polisi.

Upaya pembunuhan terhadap Rina Wulandari berawal dari curhat Kopda Muslimin kepada anggota komplotan pembunuh bayaran. Kopda Muslimin mengaku tak kuat dikekang sang istri. Kepada para pembunuh bayaran, Kopda Muslimin meminta istrinya dihabisi.

“Ketemu Bang Mus (Kopda Muslimin) di rumahnya. Cerita keadaan keluarga, tidak kuat dikekang istrinya,” kata Agus Santoso (AS) alias Gondrong, salah seorang tersangka penembakan di Mapolrestabes Semarang, Rabu (27/7).

Permintaan Kopda Muslimin itu disanggupi Gondrong Cs dengan mengusulkan cara pembunuhan yang berbeda. Kepada Kopda Muslimin, dia usul agar Rina diracun dengan bunga kecubung.

Gondrong dan teman-temannya diminta Kopda Muslimin mencarikan senjata api. Adapun upah yang diberikan kepada mereka sebesar Rp120 juta. Uang itu diberikan setelah keempat tersangka beraksi.

Baca Juga: TNI AD Bantu Polda Jateng Buru Kopda Muslimin, Diduga Dalang Penembakan Istrinya

“Dijanjikan Rp200 juta ditambah sebuah mobil kalau berhasil (membunuh korban),” kata Gondrong.

Senjata api sebelumnya sudah disiapkan oleh Muslimin. Senpi itu dibeli Kopda Muslimin dari rekan salah satu tersangka bernama Dwi Sulistiono seharga Rp3 juta.

Terkait pemakaian senjata api, sang eksekutor Sugiono alias Babi (34) mengaku baru pertama kali menggunakan untuk mengeksekusi perintah membunuh.

“Saya belum pernah sama sekali menembak. Tidak bisa menembak yang punya senpi ngajarin pas ketemu,” ujar Sugiono saat dihadirkan menyinkronkan keterangan di Polrestabes Semarang, Rabu (27/7).

Pria ini mengaku mendapat order dari Kopda Muslimin untuk membunuh istrinya dengan sasaran kepala. Personel TNI juga meminta agar tembakan tidak mengenai anaknya.

RELATED ARTICLES
spot_img

Most Popular

terkini

Li Claudia Chandra, Kandidat Pertama Ambil Berkas Pendaftaran Pilwako di PPP

0
berita4.id, BATAM- Ketua DPC Partai Gerindra Nyangnyang Haris Pratamura atas nama Li Claudia Chandra jadi orang pertama yang mengambil berkas pendaftaran untuk calon kepala daerah...

Update Rempang Eco-City, Jumlah Warga Tempati Hunian Sementara Terus Bertambah

0
berita4.id, BATAM - Jumlah warga terdampak pengembangan Rempang Eco-City yang telah menempati hunian sementara terus bertambah menjadi 103 Kepala Keluarga (KK), Senin (10/6/2024). Terbaru, BP...

Deputi Kemenko Polhukam Optimis Rampung Sesuai Dengan Target

0
berita4.id, BATAM-Deputi Bidang Koordinasi Hukum dan Hak Asasi Manusia Kemenko Polhukam, Sugeng Purnomo optimis proyek pembangunan hunian baru untuk warga yang terdampak pengembangan Rempang...

Ikut Bertanggungjawab Jaga Lingkungan, HKBP Tolak Tawaran Izin Kelola Tambang

0
berita4.id, JAKARTA- Rencana presidan RI Joko Widodo yang menawarkan izin pengelolaan tambang ke ormas keagamaan mendapat penolakan. Salah satu penolakan dilakukan oleh Huria Kristen...

38 Pegawai BP Batam Ikuti Pelatihan Teknis SMKU 2024

0
berita4.id, BATAM - Sebanyak 38 pegawai BP Batam mengikuti kegiatan pelatihan Teknis Sistem Manajemen Kelangsungan Usaha (SMKU) Tahun 2024 di Gedung IT, Batam Center,...
- Advertisment -