Thursday, June 13, 2024
HomeKepriPAD Kepri Sudah Rp 1,575 Triliun

PAD Kepri Sudah Rp 1,575 Triliun

berita4.id – Sampai tanggal 18 Juli 2022, pendapatan asli daerah (PAD) Kepri baru mencapai Rp 1,575 triliun atau 45,26 persen dari target pendapatan sebesar Rp 3,480 triliun. Angka tersebut naik 0,24 persen sejak 8 Juli 2022.

Hal ini terungkap sat rapat evaluasi pencapaian kinerja Pemprov yang dipimpin Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Senin (18/07).

Menurut rilis yang diterima redaksi berita4.id, Dalam rapat rutin mingguan tersebut, dipaparkan bahwa per 15 Juli 2022 realisasi pendapatan pelaksanaan APBD mencapai Rp. 1,575 triliun atau 45,26 persen dari target pendapatan sebesar Rp. 3,480 triliun. Angka tersebut naik 0,24 persen sejak 8 Juli 2022.

Sedangkan untuk rekapitulasi belanja realisasi keuangan APBD 2022 per 15 Juli 2022 mencapai Rp. 1,384 triliun atau 35, 77 persen dari pagu dana sebesar Rp. 3,870 triliun, naik sebesar 1 persen sejak 8 Juli 2022. Kemudian realisasi fisik mencapai 40,93 persen.

Berdasaran laporan Biro Ekonomi Pembangunan, dari 43 OPD Pemprov Kepri terdapat 14 OPD dengan realisasi keuangan dan fisiknya mencapai target pada bulan Juni, 15 OPD yang realisasi fisiknya mencapai target dan keuangannya belum mencapai target, serta 14 OPD belum mencapai target fisik dan keuangannya pada bulan Juni. Untuk itu, Gubernur Ansar meminta setiap OPD untuk melaksanakan rapat lanjutan berdasarkan rapat evaluasi pembangunan ini.

“Intinya setiap usai rapat evaluasi mingguan seperti ini, kepala OPD tindaklanjut ke masing-masing OPD-nya supaya ada pergerakan. Rapat evaluasi mingguan ini kita jadikan kewajiban” pinta Gubernur Ansar.

Mengenai realisasi DAK Fisik, dengan adanya beberapa OPD yang melakukan addendum, Gubernur Ansar berharap hal tersebut tidak menjadi halangan untuk penginputan data. Dimana tanggal 21 Juli 2022 merupakan tenggat akhir.

RELATED ARTICLES
spot_img

Most Popular

terkini

Update Rempang Eco-City, Jumlah Warga Tempati Hunian Sementara Terus Bertambah

0
berita4.id, BATAM - Jumlah warga terdampak pengembangan Rempang Eco-City yang telah menempati hunian sementara terus bertambah menjadi 103 Kepala Keluarga (KK), Senin (10/6/2024). Terbaru, BP...

Deputi Kemenko Polhukam Optimis Rampung Sesuai Dengan Target

0
berita4.id, BATAM-Deputi Bidang Koordinasi Hukum dan Hak Asasi Manusia Kemenko Polhukam, Sugeng Purnomo optimis proyek pembangunan hunian baru untuk warga yang terdampak pengembangan Rempang...

Ikut Bertanggungjawab Jaga Lingkungan, HKBP Tolak Tawaran Izin Kelola Tambang

0
berita4.id, JAKARTA- Rencana presidan RI Joko Widodo yang menawarkan izin pengelolaan tambang ke ormas keagamaan mendapat penolakan. Salah satu penolakan dilakukan oleh Huria Kristen...

38 Pegawai BP Batam Ikuti Pelatihan Teknis SMKU 2024

0
berita4.id, BATAM - Sebanyak 38 pegawai BP Batam mengikuti kegiatan pelatihan Teknis Sistem Manajemen Kelangsungan Usaha (SMKU) Tahun 2024 di Gedung IT, Batam Center,...

Penerima Konsesi Merupakan Subjek Pajak yang Wajib Memenuhi Kewajiban Pembayaran Pajak...

0
berita4.id, BATAM - Badan Pengusahan Batam (BP Batam) menanggapi pemberitaan yang muncul berkaitan dengan keterangan PT Adhya Tirta Batam (ATB) yang menyatakan dalam Hak...
- Advertisment -